Qubbatul Khadhra' (Kubah Hijau) Masjid Nabawi


ilmusyariah.com | 04 Maret 2019



Qubbatul Khadhra' (القبة الخضراء‎) atau kubah hijau adalah sebuah kubah yang diwarnai dengan hijau tua yang dibangun di atas makam Nabi Muhammad SAW beserta dengan makam dua khalifah islam pertama yang juga merupakan sahabat dekatnya Rasulullah SAW, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab. Kubah ini berlokasi di sudut tenggara Masjid Nabawi (Masjid Rasulullah) di Madinah Kubah ini di cat hijau tua pada 1837.

Kenapa dengan warna hijau?

Warna hijau adalah warna yang identik dengan Islam. Tidak ada warna yang lebih banyak disebutkan di dalam Al-Quran selain warna hijau. Ada berbagai hal yang menarik dalam Islam jika dikaitkan dengan warna hijau, diantaranya adalah sebagaimana disebutkan di dalam Al-Quran mengenai suasana dan pemandangan di dalam surga yang berwarna hijau, pakaian-pakaian penghuni surga yang berwarna hijau dan berbagai aksesoris yang ada di dalam surga juga berwarna hijau. Jadi, kenapa dengan warna hijau? Dalam berbagai tafsir disebutkan bahwa warna hijau sebagaimana yang disebutkan Allah saat menggambarkan suasana di dalam syurga karena warna hijau identik dengan segala jenis keindahan, keceriaan, kebahagiaan, kenikmatan, dan ketenangan jiwa.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

مُدْهَآمَّتَانِ

"Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya". (QS. Ar-Rahman : 64)

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

مُتَّكِـِٔينَ عَلَىٰ رَفْرَفٍ خُضْرٍ وَعَبْقَرِىٍّ حِسَانٍ

"Mereka bersandar pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah". (QS. Ar-Rahman : 76)

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمْ جَنَّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهِمُ ٱلْأَنْهَٰرُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍ وَيَلْبَسُونَ ثِيَابًا خُضْرًا مِّن سُندُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُّتَّكِـِٔينَ فِيهَا عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ نِعْمَ ٱلثَّوَابُ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًا

Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga ´Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah. (QS. Al-Kahfi : 31)

Selain alasan tersebut, warna hijau juga merupakan salah satu warna favorit dan sering digunakan oleh Rasulullah SAW. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa, “Warna yang paling disukai oleh Rasulullah SAW adalah hijau.” Meskipun hadist tersebut dianggap sebagai hadist dhaif, terlepas dari itu,  Rasul juga ternyata menyukai warna putih. Ada juga keterangan bahwa Nabi Muhammad saw pernah memakai pakaian berwarna hitam, merah hati, abu-abu dan warna campuran. 

Prof. Ali Hafidz dalam bukunya "Fushul Min Tarikh Al-Madinah Al-Munawwarah" menjelaskan bahwa kubah yang berada di atas makam Rasulullah SAW dan dua sahabatnya ini baru dibangun pada sekitar abad ke-7 Hijriah oleh Sultan Qalawun Ash-Shalihi. Pada awal pembangunannya, kubah yang sekarang dikenal dengan kubah hijau ini sempat terjadi beberapa kali perubahan warna, dimulai dengan warna dasar kayu, kemudian diganti dengan warna putih dan biru hingga terjadinya kebakaran dahsyat di mesjid nabawi  pada tahun 886 H yang menyebabkan rumah dan makam ikut terbakar. Lalu pada tahun 887 H disaat, kubah tersebut kembali dibangun dengan pondasi yang lebih kokoh dan tinggi di masa pemerintahan sultan Qaytabai. Namun, pengecatan baru kembali dilakukan pada tahun 1253 H atas perintah Sultan Abdul Hamid Al-Utsmani dengan menggunakan cat yang berwarna hijau yang dapat kita lihat hingga saat ini, karena dianggap sebagai warna yang disenangi oleh Rasulullah SAW. Kubah hijau ini juga pernah dikenal dengan sebutan kubah putih, fayha dan kubah biru. Wallahu A'lam.

Newest
Previous
Next Post »